Hari Kesehatan Sedunia diperingati untuk menandai berdirinya World Health Organization (WHO) pada tahun 1948. Setiap tahunnya, peringatan ini mengangkat tema yang berfokus pada isu kesehatan global.
Pada tahun 2026, tema yang diusung adalah "Together for Health: Stand with Science" atau "Bersama untuk Kesehatan: Berdiri Bersama Sains". Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, serta lingkungan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap tema tersebut, Puskesmas Pohjentrek mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, serta mendukung upaya-upaya kesehatan yang berbasis bukti ilmiah.
Kepala Puskesmas Pohjentrek, dr. Dian Megawati, menyampaikan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal.
"Kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, kita dapat mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Puskesmas Pohjentrek terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, promotif, dan preventif kepada masyarakat, sejalan dengan upaya mendukung pembangunan kesehatan nasional.
Melalui peringatan Hari Kesehatan Sedunia ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta aktif memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.
Bersama, kita wujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini