
(Gerakan Skrining Terpadu Ibu Hamil Anemia)
Pelaksana: Puskesmas Pohjentrek
Wilayah: Kabupaten Pasuruan
Fokus: Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) - pencegahan komplikasi kehamilan akibat anemia
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang berdampak terhadap meningkatnya risiko perdarahan saat persalinan, bayi berat lahir rendah, serta stunting.
Di wilayah kerja Puskesmas Pohjentrek tahun 2025 tercatat sebanyak 112 ibu hamil mengalami anemia atau sekitar 24,6% dari 455 sasaran ibu hamil. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) serta belum optimalnya sistem tindak lanjut kunjungan ulang pemeriksaan Hb.
Sebagai upaya perbaikan, dikembangkan inovasi GESIT MILENIA (Gerakan Skrining Terpadu Ibu Hamil Anemia) untuk memperkuat pemantauan pasien dan petugas secara terintegrasi.
Tujuan Umum
Menurunkan prevalensi anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pohjentrek guna mencegah komplikasi persalinan dan stunting.
Tujuan Khusus
Meningkatkan kepatuhan ibu hamil anemia dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah setiap hari.
Meningkatkan kepatuhan petugas dalam melakukan tindak lanjut kunjungan ulang pemeriksaan Hb tepat 14 hari.
Menilai efektivitas terapi zat besi secara terukur.
Seluruh ibu hamil dengan hasil pemeriksaan Hb < 11 g/dl di wilayah kerja Puskesmas Pohjentrek.
GESIT MILENIA menerapkan konsep "dua arah dan dua minggu", yaitu pemantauan aktif dari sisi pasien dan petugas selama 14 hari, melalui:
Skrining anemia saat pelayanan ANC terpadu.
Pemberian TTD terapi dan kartu kontrol harian.
Pemantauan konsumsi TTD melalui kartu kontrol atau grup WhatsApp.
Sistem pengingat petugas untuk kunjungan ulang.
Pemeriksaan Hb ulang pada hari ke-14 sebagai dasar tindak lanjut.
Memadukan pemantauan pasien dan petugas dalam satu sistem.
Memanfaatkan media sederhana dan mudah diakses.
Memiliki jadwal evaluasi yang jelas dan terstandar.
Mendukung pengambilan keputusan klinis lebih cepat.
Melibatkan dokter, bidan, perawat, petugas laboratorium, farmasi, ahli gizi, serta kader.
Didukung alat pemeriksaan Hb, Tablet Tambah Darah, kartu kontrol, dan media komunikasi.
Pelaksanaan inovasi didukung oleh lintas sektor melalui Muspika Kecamatan Pohjentrek (Camat, Kapolsek, dan Danramil) dalam penguatan edukasi serta pendampingan ibu hamil di masyarakat.
Keberlanjutan GESIT MILENIA dilakukan melalui penyusunan SOP permanen, penguatan kapasitas SDM, pengembangan pemantauan digital, serta penguatan jejaring lintas sektor.
Dalam jangka panjang, inovasi ini direncanakan direplikasi ke seluruh pustu dan polindes di wilayah Pohjentrek.
Media Promosi Kesehatan