Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Bromo-Tengger tersebut diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari anggota SAKA BAKTI HUSADA Pangkalan Puskesmas Pohjentrek, Pramuka tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA se-Kwartir Ranting Pohjentrek, serta Racana Universitas NU Pasuruan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Puskesmas Pohjentrek, dr. Dian Megawati, serta perwakilan Kwartir Ranting Pohjentrek yang diwakili Sekretaris Kwarran, Kak Dani, didampingi Pamong SAKA BAKTI HUSADA, Kak Richu Ridho Rizki.
Dalam sambutannya, dr. Dian Megawati menegaskan bahwa penyakit tuberkulosis masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius.
"Peran generasi muda sangat penting dalam membantu upaya pencegahan dan pengendalian TB, terutama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait deteksi dini dan pengobatan hingga tuntas," ujarnya.
Sementara itu, materi edukasi disampaikan oleh Kak Ajeng Ayu Rahmadani, Amd.Kep selaku pemegang program TB Puskesmas Pohjentrek. Dalam pemaparannya, dijelaskan mengenai penyebab, gejala, penularan, serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan TB.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti secara antusias oleh peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dan kader kesehatan muda dalam mendukung program pemerintah menuju eliminasi tuberkulosis di Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini