Edukasi Pemilihan Jajanan Sehat bagi Anak untuk Mencegah Risiko Penyakit - PKM POHJENTREK Kabupaten Pasuruan

Edukasi Pemilihan Jajanan Sehat bagi Anak untuk Mencegah Risiko Penyakit

15x dibaca    2026-03-30 10:00:00    RICHU RIDHO RIZKI

Edukasi Pemilihan Jajanan Sehat bagi Anak untuk Mencegah Risiko Penyakit

Pohjentrek, 2026 - Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola makan sehat sejak dini, Puskesmas Pohjentrek mengajak orang tua dan anak-anak untuk lebih selektif dalam memilih jajanan sehari-hari. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam pencegahan berbagai masalah kesehatan yang kerap terjadi akibat konsumsi makanan tidak sehat.

Jajanan merupakan konsumsi yang sering dikonsumsi anak di sela waktu makan utama. Namun demikian, tidak semua jajanan aman dan bermanfaat bagi tubuh. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara jajanan sehat dan jajanan tidak sehat.

Jajanan sehat adalah makanan yang mengandung zat gizi seimbang dan bermanfaat bagi tubuh, seperti buah-buahan, sayuran, susu, yogurt, serta kacang-kacangan. Jenis makanan ini kaya akan vitamin, mineral, serat, dan protein yang berperan dalam mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menjaga energi agar tetap optimal dalam beraktivitas.

Selain itu, jajanan sehat memiliki ciri-ciri antara lain disajikan dalam kondisi bersih, segar, tidak mengandung bahan pengawet berbahaya, serta memiliki warna dan rasa alami. Makanan yang diolah secara higienis, terutama buatan rumah, juga lebih dianjurkan untuk dikonsumsi anak-anak.

Sebaliknya, jajanan tidak sehat umumnya mengandung bahan tambahan seperti pewarna buatan, pengawet, serta kadar gula dan garam yang tinggi. Contoh jajanan yang perlu dibatasi antara lain permen, makanan ringan kemasan (keripik dan ciki), minuman bersoda, serta gorengan yang diolah menggunakan minyak yang tidak layak pakai.

Ciri-ciri jajanan tidak sehat meliputi kondisi yang kurang bersih, penggunaan bahan tambahan berlebihan, rasa yang terlalu manis atau asin, serta proses pengolahan yang tidak higienis. Konsumsi jajanan jenis ini secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti sakit perut, diare, obesitas, hingga penyakit tidak menular di kemudian hari.

Kepala Puskesmas Pohjentrek menyampaikan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan anak.
"Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar selalu membekali anak dengan makanan sehat dari rumah serta memberikan edukasi mengenai pentingnya memilih jajanan yang aman dan bergizi. Dengan kebiasaan yang baik sejak dini, kita dapat mencegah berbagai masalah kesehatan di masa depan," ujarnya.

Selain itu, pihak sekolah dan lingkungan sekitar juga diharapkan turut berperan aktif dalam menyediakan jajanan yang sehat dan aman bagi anak-anak.

Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya memilih makanan yang baik untuk kesehatan. Langkah sederhana seperti memilih jajanan sehat dapat memberikan dampak besar dalam menjaga kualitas hidup.

Ayo biasakan memilih jajanan sehat agar tubuh tetap kuat, aktif, dan terhindar dari penyakit.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini