Peringatan tahun ini mengacu pada tema global yang ditetapkan oleh Stop TB Partnership yaitu âYes! We Can End TB. serta tema nasional âSATU TB: Sinergi Aksi Tuntaskan TBâ yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan eliminasi TB di Indonesia.
Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia, TB merupakan salah satu penyakit menular dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi di dunia. Oleh karena itu, diperlukan upaya komprehensif dan berkesinambungan dalam penanggulangannya.
Puskesmas Pohjentrek sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama terus berupaya meningkatkan cakupan layanan TB melalui kegiatan penemuan kasus secara aktif, investigasi kontak, serta penguatan sistem pencatatan dan pelaporan.
Selain itu, Puskesmas juga memastikan keberhasilan pengobatan melalui pendampingan pasien oleh Pengawas Menelan Obat (PMO), serta memberikan edukasi kepada masyarakat guna menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap pasien TB.
Dalam upaya pencegahan, pemberian Terapi Pencegahan TB (TPT) kepada kelompok berisiko dan kontak erat pasien TB juga terus dioptimalkan sebagai langkah strategis dalam memutus rantai penularan.
Melalui momentum ini, Puskesmas Pohjentrek mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya penanggulangan TB, sehingga target eliminasi TB tahun 2030 dapat tercapai.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini