Cegah Penyakit Tidak Menular Sejak Dini : Investasi Kesehatan untuk Masa Depan - PKM POHJENTREK Kabupaten Pasuruan

Cegah Penyakit Tidak Menular Sejak Dini : Investasi Kesehatan untuk Masa Depan

0x dibaca    2025-12-13 22:00:00    RICHU RIDHO RIZKI

202512/30-693cde666e14e.jpg

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat. PTM sering kali berkembang secara perlahan tanpa disadari karena tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal. Namun, apabila tidak terdeteksi dan tidak dikendalikan sejak dini, PTM dapat menurunkan kualitas hidup, produktivitas, serta meningkatkan beban ekonomi keluarga dan masyarakat.

Oleh karena itu, pencegahan dan pengendalian PTM memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat, didukung oleh layanan kesehatan primer yang berkelanjutan dan mudah diakses.

Mengenal Penyakit Tidak Menular

Penyakit Tidak Menular adalah penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan tidak menular dari orang ke orang. Sebagian besar PTM berkaitan erat dengan faktor gaya hidup dan lingkungan. Perubahan pola hidup modern, seperti konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, kurangnya aktivitas fisik, serta tingginya tingkat stres, menjadi faktor pemicu meningkatnya kasus PTM.

Beberapa jenis PTM yang paling sering ditemukan di masyarakat antara lain:

  • Hipertensi

  • Diabetes Melitus

  • Penyakit Jantung Koroner

  • Stroke

  • Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Faktor risiko PTM dapat dibagi menjadi faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang dapat dikendalikan. Faktor yang dapat dikendalikan inilah yang menjadi fokus utama upaya pencegahan, antara lain:

  • Pola makan tidak seimbang (tinggi gula, garam, dan lemak)

  • Kurang aktivitas fisik

  • Kebiasaan merokok

  • Konsumsi minuman beralkohol

  • Berat badan berlebih atau obesitas

  • Tekanan darah, gula darah, dan kolesterol yang tidak terkontrol

Langkah Pencegahan dan Pengendalian PTM

Upaya pencegahan PTM dapat dimulai dari diri sendiri dan dilakukan secara konsisten melalui langkah-langkah berikut:

1. Terapkan Pola Makan Gizi Seimbang

Konsumsi makanan beragam dengan memperbanyak sayur dan buah, memilih sumber protein sehat, serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak. Kebiasaan makan sehat berperan penting dalam menjaga berat badan ideal dan mencegah komplikasi PTM.

2. Lakukan Aktivitas Fisik Secara Rutin

Aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, seperti jalan kaki, senam, bersepeda, atau aktivitas fisik lainnya, dapat membantu menjaga kebugaran tubuh serta mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah.

3. Hindari Rokok dan Paparan Asap Rokok

Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama PTM. Berhenti merokok dan menghindari asap rokok akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang.

4. Kelola Stres dengan Baik

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental. Istirahat cukup, menjaga hubungan sosial yang positif, serta melakukan aktivitas relaksasi dapat membantu mengendalikan stres.

5. Lakukan Skrining dan Pemeriksaan Kesehatan Berkala

Pemeriksaan rutin seperti cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan indeks massa tubuh sangat penting untuk mendeteksi faktor risiko PTM sejak dini sehingga dapat segera ditangani.

Komitmen dan Inovasi Puskesmas Pohjentrek

Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, Puskesmas Pohjentrek berkomitmen untuk mendukung pencegahan dan pengendalian PTM melalui berbagai program dan inovasi kesehatan yang berorientasi pada promotif dan preventif.

Beberapa program dan inovasi yang dijalankan antara lain:

  • Posbindu PTM, sebagai sarana skrining dan pemantauan faktor risiko PTM di masyarakat

  • Inovasi PARAS TERDIAM (Pelayanan Kesehatan Tradisional Terintegrasi Turunkan dan Kendalikan Hipertensi dan Diabetes Melitus), yang mengombinasikan pendekatan kesehatan tradisional terintegrasi dengan pelayanan medis untuk membantu pengendalian tekanan darah dan gula darah

  • GERTAK MAMA Bersama DEK IVA, sebagai gerakan serentak pemeriksaan PTM mobile yang dikolaborasikan dengan deteksi dini kanker serviks (IVA)

  • Edukasi kesehatan berkelanjutan melalui penyuluhan, kelas kesehatan, dan kunjungan lapangan

Melalui berbagai upaya tersebut, Puskesmas Pohjentrek tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan agar masyarakat tetap sehat dan produktif.

Kutipan Kepala Puskesmas Pohjentrek

"Penyakit Tidak Menular dapat dicegah dan dikendalikan apabila kita mau memulai dari langkah sederhana dan dilakukan secara bersama-sama. Puskesmas Pohjentrek berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, inovatif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga Pohjentrek untuk aktif memeriksakan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari," ujar dr. Dian Megawati, Kepala Puskesmas Pohjentrek.

Ayo Manfaatkan Layanan Puskesmas

Puskesmas Pohjentrek mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Pohjentrek dan sekitarnya untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, mengikuti kegiatan skrining, serta berpartisipasi aktif dalam program-program kesehatan.

Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, kita dapat mencegah PTM sejak dini dan mewujudkan masyarakat Pohjentrek yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Puskesmas Pohjentrek
Melayani dengan Sepenuh Hati untuk Kesehatan Masyarakat

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar


Tulis Disini